Hari ini adalah hari raya imlek, merayakan pergantian tahun dari tahun tikus ke tahun kerbau. Pada hari ini pula bertepatan dengan keberangkatanku ke Karawaci. Dan hari ini pula lah sebuah babak baru dari kehidupanku dimulai.
Banyak asa dan harapan yang kubawa dari Bandung ke Karawaci. Memasuki dunia kerja bukanlah hal yang mudah. Bagiku, hal ini adalah sebuah hal yang menyenangkan sekaligus menyedihkan. Menyedihkan karena dengan perginya aku ke Karawaci, berarti semakin jauh pula jarak antara aku dan mamaku. Bukan berarti aku ini adalah seorang yang “anak mama”, tetapi jika kamu mengetahui kehidupanku, kamu akan tahu betapa penting artinya mama bagiku dan demikian pula sebaliknya. Di sisi yang lain, menyenangkan karena aku tahu bahwa aku akan bertemu dengan orang-orang yang jauh lebih pandai dan ahli dibandingkan diriku. Aku pasti dan harus belajar banyak dari mereka, aku akan berusaha memberikan yang terbaik dari diriku. Pekerjaan ini berarti sebuah tantangan baru dalam kehidupanku.
Banyak petuah-petuah dan wejangan-wejangan yang aku dapatkan sebelum aku bekerja. Mungkin nasehat yang paling aku ingat adalah “Jadi orang jangan terlalu lurus”, “Harus bisa menjadi bunglon”. Hmm.. berulang kali aku memikirkan hal tersebut. Mereka mengatakan dunia kerja sudah berbeda dari dunia kuliah, banyak orang yang berlomba-lomba menjadi yang terbaik di perusahaannya dengan cara apapun. Persaingan lebih ketat, saling menjatuhkan, saling sikut, jilat sana-sini. Ya, mungkin hal-hal tersebut yang akan kuhadapi nanti. Akankah diriku siap menghadapi semua ini? Acapkali aku bertanya pada diriku, apakah aku akan tetap dapat mempertahankan nilai-nilai yang telah aku punya selama ini? Ataukah aku akan melepaskan nilai-nilai tersebut dan menjualnya kepada keadaan? Aku yakin bahwa Tuhan akan memberi hikmat kepada anakNya. Firman Tuhan berkata, “Jadilah cerdik seperti ular, tetapi tulus seperti merpati.”
Ketika aku mengetik tulisan ini, waktu sudah hampir tengah malam. Mata mulai berat dan kantuk mulai menghampiri. Yah.. mungkin waktunya untuk tidur, menyudahi hari ini di dalam kamar berukuran 3×4 meter yang “resmi” hari ini aku tempati. Besok akan ada lagi tantangan dan kesenangan selanjutnya.